e-KTP Siap Diluncurkan di Kabupaten Bandung!


Penduduk Kabupaten Bandung boleh merasakan berbangga diri karena sebentar lagi akan merasakan manfaat menggunakan KTP Elektronik (e-KTP) yang rencananya akan mulai di kenalkan awal tahun 2012.

e-KTP bukanlah KTP biasa yang kita punya selama ini, untuk itu kita harus tahu kelebihan dari e-KTP ini:

e-KTP Dilengkapi dengan Biometrik dan Chip, Berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) Nasional. Chip dalam e-KTP memuat Biodata, Photo, Sidik Jari dan Tanda Tangan Digital.

ukuran e-KTP

Kegunaan Biometrik:

  1. Sebagai IDENTIFIKASI JATI DIRI, yaitu data -yang termuat dalam dokumen menunjukan identitas diri penduduk bersangkutan secara akurat dan cepat.
  2. Sebagai AUTENTIFIKASI DIRI, yaitu sebagai alat memastikan dokumen sebagai milik orang tersebut (mencegah pemalsuan dokumen, sekaligus mencegah dokumen ganda, dan mempunyai sistem pengamanan data yang independen) dan sebagai password bagi individu penduduk.

Kegunaan Chip

  1. Sebagai Alat Penyimpanan Data Elektronik penduduk yang diperlukan, termasuk data Biometrik.
  2. Data yang termuat dalam Chip dapat dibaca secara elektronik dengan alat tertentu (Card Reader) dimana saja.
  3. Dilengkapi dengan pengaman data di dalam Chip itu sendiri.
  4. Dapat berfungsi untuk berbagai kebutuhan (multiguna) dengan chip dimaksud (ID Card, ATM Card, Access Card), dan relatif mudah diintegrasikan dengan sistem lain.

Nomor Induk Kependudukan (NIK)

  • Nomor Induk Kependudukan, selanjutnya disingkat NIK, adalah nomor identitas Penduduk yang bersifat unik dan khas, tunggal dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai Penduduk Indonesia.
  • NIK berlaku seumur hidup dan selamanya, yang diberikan oleh Pemerintah dan diterbitkan oleh Instansi Pelaksana kepada setiap penduduk setelah dilakukan pencatatan biodata.
  • NIK terdiri dari 16 Digit, 6 Digit pertama memuat kode Wilayah (kode Provinsi, Kabupaten / Kota dan Kecamatan).
  • 6 Digit Kedua memuat Tanggal Lahir (DD/MM/YY), khusus untuk perempuan tanggal lahir ditambah 40.
  • 4 Digit terakhir memuat Nomor Urut

Kartu Tanda Penduduk (KTP) berbasis NIK

Sesuai dengan pasal 6 Perpres 26 Tahun 2009 tentang Penerapan Kartu Tanda Penduduk Berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional Jb Perpres 35 Tahun 2010 :

(1)  KTP berbasis NIK memuat kode keamanan dan rekaman elektronik sebagai alat verifikasi dan validasi data jati diri penduduk.

(2)  Rekaman elektronik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berisi biodata, tandatangan, pas photo dan sidik jari tangan penduduk yang bersangkutan.

(3)  Rekaman seluruh sidik jari tangan penduduk disimpan dalam database kependudukan.

(4)  Pengambilan seluruh sidik jari tangan penduduk sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dilakukan pada saat pengajuan permohonan KTP berbasis NIK, dengari ketentuan:

a. Untuk warga Negara Indonesia dilakukan di Kecamatan; dan

b. Untuk orang asing yang memiliki izin tinggal tetap, dilakukan di Instansi Pelaksana.

(5)  Rekaman sidik jari tangan penduduk yang dimuat dalam KTP berbasis NIK sebagaimana dimaksud pada ayat (2) berisi sidik jari telunjuk tangan kiri dan jari telunjuk tangan kanan penduduk yang bersangkutan.

(6) Rekaman seluruh sidik jari tangan penduduk sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dapat diakses oleh pihak-pihak yang berkepentingan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

(7) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara perekaman sidik jari diatur dengan

Peraturan Menteri

Itulah beberapa penjelasan mengenai e-KTP yang tidak lama lagi akan didapatkan warga Kabupaten Bandung, penjelasan diatas saya dapatkan dari brosur yang dikeluarkan Pemerintah Kabupaten Bandung. Semoga bermanfaat!

Sumber : Brosur Pemerintah Kabupaten Bandung

2 thoughts on “e-KTP Siap Diluncurkan di Kabupaten Bandung!

  1. andymm berkata:

    terus jika kita sudah punya e-ktp terus kita pindah kerja sementara ke daerah lain apa mesti punya ektp lagi ?mestinya e-ktp berlaku seluruh indonesia jadi misal kita orang bandung dan kita kerja dijakarta mestinya gak usah buat ktp jakarta lagi dong ??? terus kenapa juga e-ktp tidak sekalian mendata rakyat yg miskin atau yg menggunakan jamkesmas,atau program kesehatan untuk rakyat miskin dengan dibedakan warna ktpnya jadi program kesehatan untuk rakyat miskin tidak disalahgunakan orang yg mampu karena mereka malu gt.selain mempercepat proses pemberiaan layanan kesehatan di rumah sakit yang selama ini banyak prosedurnya gt kalau dengan e-ktp cukup gesek aja gak perlu ada fotokopi ini itu deah.sehingga program e-ktp tidak hanya mengganti fisiknya saja .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s