Gempa Sukabumi 2010, adakah hubungan dengan Ramadhan?


09 Oktober 2009 tahun kemarin tepat di bulan Ramadhan, terjadi gempa yang mengagetkan di Sukabumi dengan kekuatan 5,2 SR pada dini sekitar pukul 1.00 WIB.

Hari ini gempa terjadi lagi di derah yang sama yaitu Sukabumi dengan kekuatan 5,8 SR pada pukul 2.05 WIB, disaat umat muslim sedang menyiapkan santapan makan sahur karena hari ini juga bertepatan dengan bulan Ramadhan.

Mengapa gempa itu terjadi tepat di bulan Ramadhan? Adakah hubungan ibadah kita dengan gempa tersebut?

Secara logika, gempa atau fenomena alam apapun tidak bisa dikaitkan dengan peribadatan kita, karena fenomena alam terjadi  dapat dihitung dengan ilmu alam /logika, sedangkan ibadah tidak dapat diukur hanya dengan logika, perlu iman yang kuat untuk mencapainya.

Kita sebagai Muslim diwajibkan untuk mengimani adanya Sang Khalik, Tuhan pencipta Alam yaitu Allah SWT. Dan kita pula diwajibkan untuk percaya dengan murka dan siksaNya yang teramat pedih dan perih, Naudzubillahimindalik.

Kejadian gempa adalah fenomena alam biasa dimana adanya pergerakan lempengan bumi yang berada jauh di bawah kaki kita, yang bertujuan untuk menyeimbangan kembali pondasi lempengan tersebut agar keadaan bumi tetap normal.

Namun terkadang gempa ini membawa petaka untuk umat manusia yang berada diatasnya, karena gerakan lempengan itu menyebabkan guncangan yang teramat hebat di permukaan, maka gedung-gedung pencakar langit, rumah-rumah yang terbuat dari bahan-bahan yang keras hancur berkeping-keping dan tentu saja runtuhannya menimpa siapa saja yang berada didalamnya.

Gempa yang terjadi di tengah laut-pun tetap membawa bencara bagi manusia, karena gerakan lempengan yang menyundul keatas menyebabkan permukaan air laut naik yang selanjutnya air itu menjadi gelombang yang sangat besar dan menghantam pesisir pantai, meratakan apa saja yang dilewatinya, maka dikenalah nama air pasang atau lebih dikenal dengan tsunami.

Lalu, kemanakah manusia akan berlindung ketika ini semua terjadi? Adakah tempat perlindungan yang lebih aman selain bukit yang tinggi atau bangunan anti gempa? Sesungguhnya tidak ada tempat berlari dan berlindung selain tetap tabah dan istiqomah kepada Allah SWT.

Kita berlindung kepada Allah dengan penuh keyakinan, sesungguhnya Dialah yang mempunya alam semesta ini, berdo’a dan minta tolonglah hanya kepadaNya. Kita sebagai umat manusia tidak akan pernah berdaya menghadapi azabnya.

Mungkin ini peringatan bagi kita sebagai umat yang taat untuk lebih banyak mengingatNya dan meminta tolong kepadaNya. Inilah kesempatan kita di bulan yang penuh berkah ini, bulan dimana Al-Qur’an diturunkan, bulan dimana ada 1 malam yang setara dengan 1000 malam pengampunan dan keberkahan (Lailatul Qodar). Mungkinkah tahun depan kita akan bertemu lagi dengan bulan ini, bulan Ramadhan?. Mudah-mudahan Allah masih memberi kita kesempatan untuk lebih meningkatkan ibadah kita, sebelum Dia menyuruh para malaikat mencabut nyawa kita, Wallahualam.

MARHABAN YA RAMADHAN, marilah kita bersujud dan bertobat atas perbuatan kita yang disengaja ataupun tidak disengaja, karena bulan ini Insya Allah, Allah akan menerima tobat kita asal kita tidak mengulanginya lagi, Amien!

MARHABAN YA RAMADHAN, memohon maaflah kepada sesama manusia, karena kita sebagai makhluk sosial sudah barang tentu pernah sengaja atau tidak sengaja menggunjing dan menghina orang lain.

MARHABAN YA RAMADHAN, perbanyaklah membaca Al-Qur’an dan mendengarkan Tadarus, agar hati kita selalu diisi dengan hal-hal positive dan menjauhkan kita dari kemaksiatan. Amien… Amien Ya Robbal Allamien…!!

2 thoughts on “Gempa Sukabumi 2010, adakah hubungan dengan Ramadhan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s