Python Memangsa Manusia?


Pernahkan anda menonton film Anaconda yang diproduksi Holywood beberapa tahun yang lampau? Karena lakunya film ini maka munculah film-film yang bercerita tentang ganasnya ular ini seperti sebuah film Anaconda tahun 1997 yang berjudul Anaconda : The Hunt for Blood Orchid .

Berbeda dengan pendahulunya, Anaconda : The Hunt for Blood Orchid ini bersetting di salah satu pulau di Indonesia yaitu pulau Borneo (Kalimantan). Mungkin karena sang sutradra melihat kalau pulau Borneo itu hutannya masih lebat-lebat dan yang pasti banyak hewan buas disana.

Namun apakah Anaconda memang ada di Kalimantan?, sepertinya film ini telah membuat masyarakat paranoid melihat ganasnya ular anaconda yang panjangnya hingga 30 meter dan tinggal di daerahnya!.

STOP! Jangan membodohi orang Indonesia, apalagi masyarakat awam yang tidak tahu menahu tentang ular raksasa ini.

Anaconda tidak hidup di Indonesia, memang dia berhabitat di hutan tropis tapi bukan di Indonesia. Anaconda hidup di sungai Amazon Amerika dan panjangnyapun tidak sepanjang yang diceritakan dalam film, anaconda yang pernah dilihat oleh beberapa warga di sekitar sungai Amazon panjangnya tidak lebih dari 12 meter, walaupun masyarakat disana memiliki mitos bahwa memang ada Anaconda yang memiliki panjang hingga 30 meter.Namanya juga mitos, apa bedanya dengan mitos ular naga yang sampai sekarang memang tidak pernah ditemukan fosilnya.

Bahkan Anaconda menghabiskan waktunya di air karena mangsanya adalah ikan, terkadang apabila mereka tidak mendapatkan ikan mereka akan mencari mangsa di darat yaitu hewan-hewan kecil seperti capibara, anak rusa, anak aligator dan babi.

Namun sebetulnya Indonesia juga punya ular raksasa yang tidak  kalah panjangnya dengan Anaconda, dialah ular Python yang termasuk ular terpanjang di dunia kebanyakan berhabitat di hutan hujan tropis Indonesia. Python hampir menyebar luas di seluruh Nusantara karena ular ini perenang yang ulung. Ular ini terkenal agresif dan terkadang menyerang manusia seperti yang terjadi beberpa hari yang lalu di Sungai Tembung, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.Bahkan Pyton ini memakan korban secara bulat-bulat.

Sebut saja M Zakaria (13 tahun) seorang pelajar SMP PGRI yang bertempat tinggal di Pasar VIII Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan. Saksi mata menuturkan bahwa sebelum korban di telan bulat-bulat badannya dililit serta mebanting-bantingkannya. Python ini kira-kira panjangnya 7 meter.

Sungguh ngeri sekali para saksi mata itu, sepertinya dia melihat kejadian ini seperti dalam fim saja, namun ini bener-bener nyata.

Ular Phyton biasanya akan menghabiskan waktunya dengan berhibrenasi hinga berbulan-bulan setelah dia melahap mangsanya. Karena lilitannya sangat kuat dipastikan mangsanya tidak akan dapat lepas.

Jadi sebetulnya mana yang disebut ular yang buas dan ganas, Anaconda atau Python?

di bawah ini adalah foto korban yang dimakan ular! jangan melihat jikalau anda jijik!

Jika anda suka artikel ini, silakan share ke teman FACEBOOK anda. Cukup dengan meng-KLIK link ini! Terimakasih.

Bookmark and Share

Berita Terkait : ………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………..

More at : BERITA.
Kontak Saya

6 thoughts on “Python Memangsa Manusia?

  1. Febry berkata:

    aduuuuuhhhhhhhh,sakit gak yah di telan ular???????????????Masa’ sich ada ular sebesar itu?????????????????????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s