Wuih…Aroma Kematian?!!!


Bau tak sedap yang merebak dari sebuah luka, apalagi aroma kematian dari bangkai, adalah sangat khas, kata peneliti, dan salah satu manfaat aroma tak sedap  ini adalah untuk membantu agar penciuman terhindar dari penyakit ganas atau ancaman bahaya dari predator.

Ahli biologi di McMaster University di Kanada sedang mempelajari perillaku sosial kecoa. Mereka tahu bahwa ketika seekor kecoa menemukan rumah yang baik, ia menandainya dengan feromon untuk menarik kecoa lain bergabung. Dalam usaha untuk mengindentifikasi dengan tepat bahan kimia yang terlibat, para ilmuwan memilah-milah cairan yang diekstrak dari bangkai kecoa.

Mereka menemukan sebaliknya “Kecoa menghindari tempat-tempat yang diolesi ekstrak ini, mereka merespon seperti kita mendengar kata wabah, lari ketakutan” kata David Rollo, seorang profesor biologi.

Akhirnya, mereka berhasil mengindentifikasi zat-zat yang menandakan kematian. Lebih menariknya, mereka menemukan bahwa zat tersebut tidak hanya memberi isyarat kematian buat kecoa, tapi juga semut, ulat, dan kutu.

Penemuan ini bisa berguna untuk menemukan cara baru pengendalian hama.

Jika anda suka artikel ini, silakan share ke teman FACEBOOK anda. Cukup dengan meng-KLIK link ini! Terimakasih.

Berita Terkait : ………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………..

More at : BERITA
Kontak Saya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s