GEMPA KUAT GUNCANG SEBELAH BARAT DAYA TOKYO


Gempa sangat kuat mengguncang Tokyo dan daerah sekitarnya, Selasa pagi, sehingga melemparkan makanan dan botol dari rak, mengganggu transportasi dan menutup pembangkit listrik tenaga nuklir bagi dilakukannya pemeriksaan keamanan.

Gempa berkekuatan 6,5 pada skala Richter membuat banyak di seluruh Tokyo bergeretak, membuat dihentikannya layanan kereta dan penutupan jalan raya untuk dilakukan pemeriksaan tapi belum ada laporan mengenai kerusakan besar.

“Itu adalah guncangan ke samping yang tak pernah saya alami sebelumnya. Benda-benda berjatuhan dari rak,” kata Atsushi Imai, pegawai di kota setempat, kepada media siara NHK.

Daerah tersebut telah diguyur hujan lebat sejak Senin dan badan pengawas cuaca memperingatkan mengenai kemungkinan tanah longsor serta banjir. “Akibat topan, terjadi hujan lebat dan tanah tidak stabil,” kata pejabat di Badan Meteorologi Jepang, Yasuo Sekita, pada suatu taklimat yang ditayangkan stasiun televisi.

Badan Meteorologi Jepang menyatakan gempa tersebut memiliki kekuatan awal 6,5 pada skala Richter, turun dari laporan sebelumnya 6,6. Pusat gempa yang mengguncang pukul 05.07 waktu setempat (03.07 WIB, Senin) berada pada 20 kilometer di bawah permukaan tanah di Teluk Suruga di Prefektur Shizuoka, sekitar 150 kilometer di sebelah barat-daya Tokyo, kata badan itu.

Tayangan TV memperlihatkan botol beling terguncang di lantai toko, dan Tv di ruang berita bersama rekaman video terlempar dari rak. “Mula-mula terasa sedikit getaran, kemudian makin kuat dan saya tak dapat berdiri. Lift dan mesin lain seperti pemanas air untuk mandi telah berhenti beroperasi,” kata seorang pekerja hotel di Omaezaki yang dihubungi melalui telefon.

“Sebagian fail jatuh dari rak dan lampu terguling. Tamu kami baik-baik saja, tapi keluarga telah menelefon sejak gempa untuk menanyakan keselamatan mereka,” katanya. Hany beberapa luka kecil dilaporkan, kata NHK, kendati pasokan listrik terputus buat 9.100 rumah.

Jalan utama kereta menuju pantai Pasifik ditutup untuk dilakukan pemeriksaan dan banyak layanan kereta peluru, yang berkecepatan tinggi dihentikan untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan, kata NHK.

Perusahaan Central Japan Railway menyatakan di lamannya bahwa Tokaido shinkansen tak beroperasi antara Tokyo dan Osaka. Perusahaan Listrik Chubu di Jepang menghentikan operasi di pembangkit listrik tenaga nuklirnya setelah dua reaktor, unit No.4 dengan 1.-137 megawatt dan No.5 dengan 1.267 megawatt mati secara otomatis menyusul gempa tersebut.

Kementerian Perdagangan menyatakan tanda bahaya diaktifkan bagi kegiatan radiaktif tinggi di dalam unit No.5 tapi tak ada dampak radioaktif di lingkungan luar.

Tsunami setinggi 60 centimeter (24 inci) tercatat di sepanjang pantai Pasifik tapi peringatan tsunami belakangan dicabut, kata NHK.

Gempa bumi biasa terjadi di Jepang, salah satu daerah yang secara seismik paling aktif di dunia. Negara itu menghadapi sebanyak 20 persen dari gempa dengan kekuatan 6.0 pada skala Richter atau lebih di dunia.

Pada Oktober 2004, gempa dengan kekuatan 6,8 pada skala Richter mengguncang wilayah Niigata di Jepang utara, menewaskan 65 orang dan melukai lebih dari 3.000 orang. Itu adalah gempa paling mematikan sejak gempa dengan kekuatan 7,3 pada skala Richter mengguncang kota Kober pada 1995, sehingga menewaskan lebih dari 6.400 orang. (Ant)

Berita Terkait : ………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………..

More at : BERITA.
Kontak Saya